Selasa, 02 Desember 2014

Makrab Kamis-Jumat, 5-6 Juni 2014 di Gunung Picung

Apa kabar? Ke mana aja lu? mungkin kata-kata itulah yang sering terlontar dari mulut kalian setiap bertemu denganku. Ya memang dari dulu, dari ODF aku sudah jarang berkumpul dengan kalian semua. Apa penyebabnya? Aku juga tidak tahu mengapa. Mungkin ini berimbas dari ketidaksukaan dan ketidakmengertianku akan jurusan yang kumasuki. Aku diterima dan masuk IPB dengan jurusan yang sama sekali asing bagiku, jurusan Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap. Ini bukanlah jurusan yang menjadi pilihanku, namun aku tetap mencoba menjalani apa yang telah Tuhan gariskan buatku. Terlebih lagi setelah masuk departemen PSP, ada ODF yang membuatku sudah sangat jenuh dengan semua aturan-aturan dan paksaan-paksaan yang dibuat senior. Aku mulai hilang-hilangan dan tidak mau terlibat dalam semua ini.
Hal yang paling kukenang dan membuatku berkesan  di PSP adalah saat beberapa jam sebelum berangkat H-puncak. Wienda dan Alm. Kusmana datang ke sekret LAWALATA dengan tujuan mengajak ikut H-puncak, Aku yang malam sebelumnya sudah diusir, dimaki-maki senior karena tidak pernah datang rangkaian ODF sudah memutuskan untuk tidak ikut H-puncak. Namun dengan kelembutan dan kesabaran mereka tidak mau menyerah untuk mengajakku ikut. Aku masih ingat kata-kata itu, kata-kata yang meletupkan semangatku untuk ikut bersama kalian di H-puncak. Ini kata-katanya “Lo harus ikut H-puncak karena lo adalah saudara kita, lo adalah salah satu dari kita, gue pengen kita sama-sama di H-puncak ini. Gue gak peduli senior ngomong apa ke lo, tapi yang jelas kita pengen lo ikut zul”. Aku sudah tidak bisa berkata-kata lagi.
Aku tahu semenjak ODF aku sering membuat kalian marah, kesal karena sikapku yang mungkin acuh tak acuh dan terkesan tidak peduli dengan PSP 47. Aku adalah tipe orang pendiam, penyendiri, dan aku lebih senang mengamati sekitar, aku tidak suka menjadi orang yang diperhatikan dan menjadi perhatian karena aku lebih suka pendekatan secara personal kepada masing-masing orang. Seiring dengan berjalannya waktu aku mulai memahami kalian dan bagaimana tipikal dari masing-masing kita, dan aku sudah senang dengan mengamati saja kekonyolan dan kebodohan yang kalian lakukan. Di luar sana aku sangat marah, kesal mendengar omongan orang tentang departemen kita, tentang PSP departemen yang SC nya paling gampang dan gak jelas, departemen yang passing gradenya paling rendah se-IPB, departemen yang peminatnya paling sedikit se-IPB, departemen yang mata kuliahnya gampang dapat A. Aku sangat marah jika ada yang bilang seperti itu, “hei kalian tidak kenal departemen gue, kalian jangan menjudge departemen gue seakan-akan departemen kalian lah yang paling baik, kalian tidak tau bagaimana orang-orang di PSP, kalian gak tau itu semua jadi stop merendahkan departemen kami”. Karena aku tau di PSP 47 terdapat orang-orang hebat yang suatu saat akan kudengar nama mereka di setiap pelosok negeri ini. Aku juga sering dengar kalau ada departemen lain yang mengadakan kumpul, jalan-jalan atau makrab ,”departemen ini kok kompak banget ya”. Dalam hati aku berteriak lantang ,”Lu ngomong apa sih, kompak apaan sih, kalian belum tau aja gimana kompaknya departemen gue”. Karena di sini bersama kalian aku benar-benar merasakan kompak dalam arti yang sesungguhnya, tidak ada jaim-jaiman, tidak ada geng-geng an, tidak ada hasrat saling menjatuhkan. Semuanya kompak di setiap kesempatan yang ada dengan guyonan, kekonyolan, kebodohan yang tidak ada matinya, yang membuat mulut ini lelah, lelah untuk tertawa lepas selepas-lepasnya, tidak ditahan-tahan, sampai air mata ini mengeluarkan air mata bahagia karena senang. Ya aku senang sudah bisa berada di dekat kalian, masih bisa mengamati kekonyolan yang kalian buat, senang karena sudah bisa kenal dengan orang-orang hebat.
Harapanku untuk semuanya, yang proposalnya belum beres segera diselesaikan, yang belum penelitian silahkan penelitian, yang belum penelitian ayo segera penelitian, yang belum seminar cepat seminar, yang udah seminar ayo diburu sidangnya, yang udah sidang lekas diurus SKL nya biar segera wisuda, yang udah wisuda semoga mendapat pekerjaan yang layak dan membuat kalian merasa nyaman, yang masih malas-malasan ayo bangkit, dikejar tu PS ya masing-masing biar kita bisa lulus sama-sama. Kita doakan teman kita yang sedang menunggu calon buah hatinya, semoga senantiasa dilimpahkan kesehatan dan dapat melahirkan dengan lancar. Untuk saudara kita yang sudah di alam sana, Alm. Kusmana semoga ditempatkan di tempat yang layak dan lapang untuknya, marilah kita berdoa, menundukkan kepala sejenak untuk beliau. Semoga semangatnya, sikap pantang menyerah, selalu optimis dan menyemangatkan kita semua, akan selalu diwariskan kepada kita generasi penerus, PSP 47.
Terakhir, suatu saat nanti entah itu 1 tahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 30 tahun, bahkan 50 tahun berikutnya aku ingin kita tetap kumpul lagi seperti ini. Membawa cerita kita masing-masing, bukan lagi membawa masalah remeh temeh karena keterlambatan kumpul, belum bayar uang makrab dll, tapi nanti kita akan bercerita secara menggebu-gebu dan saling menanyakan kabar masing-masing ,”hei lu apa kabar? ke  mana aja lu? udah nikah belum? sama siapa? udah punya anak berapa? Udah punya cucu berapa? kerja di mana sekarang? udah punya berapa karyawan berapa? Sekarang menetap di mana? Kok lu gemukan sih? Iteman sih? Ciee lu udah gondrong ya sekarang, dan masih banyak lagi pertanyaan yang mungkin terbersit di pikiran kita masing-masing. Kuharap harapan ini betul-betul terwujud dan kita dirasuki dan membawa rindu yang mendalam akan PSP, PSP 47, semoga..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar